Tips

Siap Jadi Pengusaha? Ini 3 Jenis Kemasan Minuman yang Cocok Kamu Gunakan

kemasan minuman ramah lingkungan

Menjelang bulan puasa, ide minuman untuk berbuka puasa jadi salah satu hal yang paling banyak diperbincangkan karena banyaknya menu yang tersedia dengan pilihan kemasan minuman yang beragam. Seperti es buah kuwut, salah satu menu minuman berbuka yang terdiri dari larutan air gula dan air kelapa yang ditambahkan irisan buah lemon, kelapa, dan melon, jadi salah satu menu berbuka puasa yang menyegarkan dan diminati setiap orang dengan pilihan kemasan minuman cup maupun botol plastik.


Bagi sebagian orang, membuka usaha minuman saat bulan puasa dapat disebut sebagai usaha sampingan, tapi setidaknya ini jadi ladang bisnis yang menjanjikan karena banyaknya orang yang memang membutuhkan minuman cepat saji tanpa perlu usaha lebih dalam membuatnya, selain itu juga banyak orang-orang yang berbuka puasa saat di jalan, sehingga usaha minuman buka puasa ini jadi salah satu bisnis yang menjanjikan.

Biasanya penjual mengemas minuman berbuka menggunakan botol, plastik cup maupun botol kaca. Namun, dalam mengemas minuman, tentunya seorang penjual harus memperhatikan mana kemasan minuman yang tepat untuk digunakan pada produk yang dijual berdasarkan jenis minuman, lokasi berjualan, hingga efisiensi konsumen.

Cara mudah menentukan kemasan minuman

Menentukan kemasan minuman tidak dapat hanya berdasarkan jenis minuman yang kamu jual lho, karena bisa saja ada konsumen yang sedikit komplain perihal kemasan yang mudah tumpah, merusak isi atau bahkan mudah pecah. Oleh karena itu, pastikan kamu paham dengan sifat minuman yang kamu jual, agar konsumen memberikan review yang bagus atas bisnis minuman yang kamu geluti. Berikut cara mudah menentukan kemasan minuman untuk usaha yang kamu geluti

  • Pilih kemasan anti tumpah

Dalam menentukan kemasan minuman yang tepat untuk bisnis minuman kamu, pilihlah kemasan yang tidak mudah tumpah atau bocor. Kurangi menggunakan kemasan plastik kiloan untuk mengemas minuman karena mudah rusak, bocor, tertusuk benda tajam atau bahkan proses produksi yang jelek sehingga tidak dapat digunakan untuk mengemas minuman.

  • Lihat komposisi minuman

Komposisi minuman menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan. Apabila minuman yang kamu jual mengandung jelly yang harus dimakan menggunakan sendok, tapi kamu menjualnya dalam kemasan botol, tentu saja penyajiannya jadi tidak maksimal.
Jika kamu ingin menjual minuman dengan komposisi benda bukan cair, pastikan pilih kemasan minuman yang punya wadah lebar sehingga dapat dijangkau menggunakan sendok maupun sedotan dengan ukuran besar.

  • Survey keinginan calon konsumen

Melakukan survei kepada calon konsumen bukan hal yang mustahil. Kamu bisa saja membuat polling di Whatsapp story atau social media tentang kemasan minuman apa yang mereka harapkan untuk sebuah minuman.
Dengan melakukan survei kecil-kecilan, kamu akan sedikit terbuka dalam menentukan kemasan minuman mana yang tepat untuk digunakan dan disukai oleh konsumen nantinya.

  • Sesuaikan dengan lokasi penjualan

Kemasan Minuman

Lokasi penjualan minuman menu berbuka puasa kamu jadi salah satu penentunya karena beberapa orang menginginkan sesuatu yang simpel dan langsung minum, tanpa perlu effort besar. Jangan sampai ketika waktu berbuka puasa tiba, konsumen kamu masih kesulitan membuka kemasan minuman yang kamu jual, bisa-bisa mereka marah dan kesal atas pelayanan yang diberikan.
Setelah memiliki pertimbangan kemasan minuman apa yang akan digunakan, kini saatnya kamu menentukan kemasan mana yang tepat untuk produk minuman berbuka puasa yang kamu jual.

2 pilihan kemasan minuman berdasarkan komposisi dan lokasi

Demi terciptanya efisiensi konsumen dalam menikmati minuman yang kamu sajikan, 2 kemasan minuman ini yang paling tepat berdasarkan komposisi dan lokasi jualan yang sudah kamu pilih.

  • Cup Plastik

Kemasan minuman plastik jadi salah satu kemasan yang pas untuk usaha minuman yang kamu rintis. Kemasan ini menawarkan segala macam kemudahan, seperti dalam pengemasan, tidak mudah sobek atau bocor, hingga lebih efektif bagi konsumen dalam menikmati minuman yang kamu sajikan.

Dari segi komposisi, cup plastik jadi pilihan tepat untuk minuman yang memiliki bahan tambahan berupa benda tidak cair, seperti jelly, buah-buahan, maupun keju parut. Contohnya saja es kuwut dengan campuran irisan melon bisa dengan mudah kamu nikmati jika menggunakan cup plastik dan bantuan sendok atau sedotan.

Selain itu, kemasan cup plastik dapat dengan mudah kamu lakukan branding dengan menempelkan stiker pada wadah, atau menggunakan mesin press penutup wadah cup plastik dengan logo atau nama brand yang kamu pilih. Tidak hanya itu, kamu juga harus menyediakan pilihan alat makan, seperti sendok maupun sedotan dengan berbagai macam ukuran.

  • Botol minuman

Dari segi efisiensi, botol minuman jadi yang paling utama, tapi pastikan juga kalau minuman yang kamu sajikan hanya memiliki komposisi benda cair, sehingga dapat memudahkan konsumen dalam menikmatinya.

Coba bayangkan, apakah menjual es kuwut dengan botol minuman dapat memudahkan konsumen dalam mengkonsumsinya? Tentu tidak.
Botol minuman juga memiliki bentuk yang mudah digenggam, dibawa kemana-mana sehingga cocok digunakan berdasarkan lokasi kamu berjualan. Misalnya saja, kamu menjual minuman di pinggir jalan, yang mana para pengendara motor akan sangat mungkin untuk sejenak mampir dan membeli minuman berbuka puasa. Maka itu, botol minuman jadi pilihan yang tepat untuk kemasan minuman yang kamu jual.

Membranding usaha kamu juga bisa semakin mudah dengan botol minuman, yaitu menempelkan stiker logo nama usaha atau brand yang kamu miliki, sehingga konsumen dapat mudah mengingat dan berpotensi menjadi pelanggan setia.
Itulah cara memilih kemasan minuman untuk usaha yang akan kamu rintis, baik itu saat puasa maupun seterusnya. Pastikan kepuasan konsumen adalah nomor satu saat menentukan kemasan minuman terbaiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *