stiker label kemasan makanan, informasi label kemasan makanan, bahan kemasan eco-friendly

Mengapa Label Kemasan Makanan Itu Penting?

Saat membeli produk makanan, salah satu hal pertama yang dicari konsumen adalah label kemasan. Bukan hanya untuk mengetahui apa yang ada di dalam kemasan, tetapi juga untuk memastikan bahwa makanan tersebut aman dan memenuhi kebutuhan mereka. 

Namun, saat ini maraknya pelaku bisnis yang tidak sepenuhnya menyadari pentingnya informasi yang harus ada pada stiker label kemasan makanan. Apakah Anda tahu apa saja yang harus dicantumkan? Apa yang diharapkan oleh konsumen? 

Berikut ini kami akan membahas 10 informasi wajib pada stiker label kemasan makanan yang dapat membantu bisnis kuliner Anda dalam mematuhi regulasi dan menarik lebih banyak pelanggan.

  1. Nama Produk Makanan

Nama Produk Makanan sudah harus dipastikan wajib ada. Dan pastikan harus jelas dan mudah dipahami oleh konsumen. Nama produk harus menggambarkan isi atau jenis makanan yang ada di dalam kemasan. 

Contoh: Jika Anda menjual coklat hazelnut, pastikan bahwa kata “hazelnut” muncul dengan jelas untuk menghindari kebingungan.

Saat ini penamaan produk juga akan mempengaruhi bagaimana konsumen dapat mengetahui merek Anda di pasar ataupun supermarket.

  1.  Daftar Bahan Kemasan dan Kandungan Produk

Daftar bahan kemasan menunjukkan komposisi bahan untuk membuat produk dan kandungan produk yang digunakan dalam produk makanan tersebut. Ini penting untuk memberikan transparansi, serta memenuhi regulasi yang berlaku di banyak negara.

Contoh:
Pada produk keripik kentang, bahan yang tercantum bisa meliputi: “Kentang, minyak goreng (minyak jagung), garam”. Bahan ini memberitahu konsumen bahwa produk ini mengandung minyak goreng dan garam, dua bahan yang mungkin perlu diperhatikan oleh konsumen yang sedang mengatur asupan lemak atau garam.

Kandungan produk juga sangat penting untuk memberitahukan konsumen mengenai komposisi produk. Dengan mencantumkan informasi bahan yang jelas.

  1.  Informasi Nutrisi

Informasi ini menunjukkan kandungan informasi nutrisi atau gizi terutama pada industri makanan, seperti jumlah kalori, lemak, karbohidrat, protein, dan serat. Hal ini sangat penting untuk konsumen yang peduli dengan asupan gizi mereka.

Contoh:
Misalnya, pada produk susu coklat, label bisa mencantumkan informasi seperti:

  • Kalori: 250 kalori per 100g
  • Lemak: 15g
  • Karbohidrat: 30g
  • Protein: 3g

Ini membantu konsumen untuk menentukan apakah produk ini sesuai dengan kebutuhan gizi mereka, misalnya untuk yang sedang menjalani diet rendah kalori.

  1.  Tanggal Kedaluwarsa atau Masa Sumber

Tanggal kedaluwarsa adalah informasi penting yang memberi tahu konsumen hingga kapan produk tersebut aman untuk dikonsumsi. Bahkan banyak juga yang mencantumkan kapan produk tersebut dibuat. Menentukan tanggal kedaluwarsa yang tepat menjadi sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan produk.

Contoh:
Untuk produk roti tawar, tanggal kedaluwarsa biasanya dicantumkan seperti ini: “Kedaluwarsa: 01-12-2023”. Ini untuk memberitahu konsumen bahwa roti tersebut harus dikonsumsi sebelum tanggal tersebut untuk menghindari risiko kesehatan.

  1.  Berat atau Volume Produk

Informasi berat atau volume penting agar konsumen tahu ukuran produk yang mereka beli. Biasanya, ini dicantumkan dalam satuan berat (gram) atau volume (milliliter).

Contoh:
Jika Anda menjual saus tomat, di label bisa tertulis: “Berat Bersih: 500g”. Ini memberi konsumen gambaran yang jelas tentang berapa banyak saus yang mereka beli.

  1.  Informasi Produsen dan Kontak

Sertakan informasi mengenai produsen atau perusahaan yang bertanggung jawab atas produk tersebut. Ini membantu konsumen mengetahui siapa yang membuat produk dan cara menghubungi mereka jika ada masalah.

Contoh:
Pada produk Makanan sehat  bisa dicantumkan informasi seperti:

  • Nama Produsen: PT Sehat Sentosa Selamanya
  • Alamat: Jl. Pesanggrahan No.10, Jakarta
  • Telp: 021-12345678

Informasi ini sangat penting apabila konsumen membutuhkan klarifikasi atau ingin memberikan umpan balik.

  1.  Instruksi Penyimpanan dan Penggunaan

Jika Anda menjual produk yang membutuhkan ruangan penyimpanan khusus, tentu informasi ini sangat disarankan agar terjaga kesegarannya. 

Contoh:
Pada produk yogurt, Anda bisa mencantumkan: “Simpan dalam kulkas pada suhu 4°C atau lebih rendah”. Ini memberi tahu konsumen cara terbaik untuk menjaga kualitas produk dan menghindari pembusukan.

  1.  Informasi Alergen

Bahan yang dapat menyebabkan alergi harus dicantumkan dengan jelas. Ini sangat penting bagi konsumen yang mempunyai alergi terhadap bahan tertentu.

Contoh:
Pada produk kue kering, Anda bisa mencantumkan: “Mengandung kacang dan gluten”. Ini membantu konsumen yang alergi kacang atau intoleransi gluten untuk menghindari produk ini.

  1.  Sertifikasi dan Label Keamanan

Beberapa produk makanan memerlukan sertifikasi atau label keamanan tertentu, yang paling penting terutama di Indonesia yaitu adanya seperti sertifikasi halal, organik, atau bebas gluten. Mencantumkan sertifikasi pada label kemasan akan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Contoh:
Untuk produk susu sapi, Anda bisa mencantumkan logo halal jika produk tersebut disertifikasi halal. Jika  produk Anda bebas gluten, pastikan mencantumkan logo bebas gluten untuk menarik konsumen yang memiliki intoleransi gluten.

  1.  Desain Stiker Label Kemasan yang Menarik

Terakhir yang tidak kalah penting adalah desain dari stiker label kemasan itu sendiri. Desain stiker label kemasan yang menarik dapat menarik perhatian konsumen dan memperkuat citra merek Anda

Contoh:
Pada produk minuman kemasan seperti jus jeruk, desain label yang cerah dengan gambar buah jeruk akan menarik perhatian konsumen dan membuat produk lebih mudah dikenali. Desain yang menarik dapat menciptakan asosiasi positif dengan produk Anda, dan meningkatkan daya tarik konsumen.

Pentingnya Memilih Informasi yang Tepat pada Label Kemasan Makanan

Stiker label kemasan makanan bukan hanya berfungsi sebagai alat informasi, tetapi juga sebagai alat pemasaran yang kuat. Dengan mencantumkan informasi yang jelas dan tepat, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan regulasi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Anda.

Bagi Anda yang ingin memperkenalkan kemasan eco-friendly, seperti yang ditawarkan oleh Virtus Pack, pastikan untuk memilih bahan kemasan yang aman, menarik, dan ramah lingkungan untuk meningkatkan daya tarik produk Anda sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Leave A Comment

Cart